Total Tayangan Halaman

Selasa, 01 November 2016

Kaget, nangis , kaget nangis :D

Iklan Lucu Bikin Ngakak / Funniest Commercial Ever

diarilunakku: TEORI FIBER OPTIK Pendahuluan Kemajuan di bidang...

diarilunakku: TEORI FIBER OPTIK
 Pendahuluan
 Kemajuan di bidang...
: TEORI FIBER OPTIK  Pendahuluan  Kemajuan di bidang teknologi sangat pesat. Demikian pula kebutuhan trafik yang terus meningkat dan perm...
TEORI FIBER OPTIK
 Pendahuluan
 Kemajuan di bidang teknologi sangat pesat. Demikian pula kebutuhan trafik yang terus
meningkat dan permintaan dari pemakai jasa telekomunikasi terus bertambah baik dalam
segi kualitas (mutu) maupun pada segi kuantitas dalam arti sistem komunikasi tersebut
dapat menyalurkan informasi sebanyak mungkin dalam waktu bersamaan.
Hal-hal tersebut di atas mendorong pemikiran dan perencanaan untuk dapat menyediakan
suatu sistem komunikasi yang lebih tinggi kualitasnya disamping penggunaan sistem
komunikasi yang sudah ada baik yang menggunakan media transmisi phisik maupun non
phisik (radio).
Sistem komunikasi Fiber optik adalah suatu sistem komunikasi yang menggunakan media
transmisi phisik berupa fiber optik yang merupakan salah satu sistem komunikasi yang saat
ini mampu mengatasi / memenuhi tantangan-tantangan di atas dan dapat terus
dikembangkan untuk berbagai macam komunikasi.
Seiring dengan berkembangnya teknologi telekomunikasi khususnya dengan masuknya
teknologi digital ke dalam segala bagian dan fungsi jaringan telekomunikasi maka
pertukaran informasi dalam bentuk lain selain suara dan berbagai ragam telekomunikasi
menjadi mungkin, sehingga jenis-jenis kemampuan perangkat menjadi berkembang.
Dalam sistem komunikasi saat ini, fiber optik sebagai media transmisi makin banyak
digunakan menggantikan saluran transmisi kawat. Hal ini disebabkan banyaknya
keuntungan yang didapat dibandingkan dengan saluran kawat. Dengan teknologi yang
sudah dikuasai pada saat ini, sistem komunikasi fiber optik masih sedikit lebih mahal dari
sistem transmisi kawat atau sistem transmisi radio yang setara, tetapi dengan pertumbuhan
teknologi yang sangat cepat sekarang ini, sistem fiber optik dengan cepat akan mampu
bersaing dengan sistem-sistem lain dalam harga, dan dengan kelebihan-kelebihan yang lain
yang dimiliki oleh fiber optik, makin lama makin banyak sistem lain yang digantikannya.

Teori Fiber Optik
Fiber optik adalah suatu dielektrik waveguide yang beroperasi pada frekuensi optik atau
cahaya. Fiber optik berbentuk silinder dan menyalurkan energi gelombang elektromagnetik
dalam bentuk cahaya di dalam permukaannya dan mengarahkan cahaya pada sumbu
axisnya. Hal-hal yang mempengaruhi transmisi dengan waveguide ditentukan oleh karakteristik bahannya, yang merupakan faktor penting dalam penyaluran suatu sinyal sepanjang fiber optik. Struktur Fiber Stuktur fiber optik biasanya terdiri atas 3 bagian, yaitu :
(a) Bagian yang paling utama dinamakan inti (core) Gelombang cahaya yang dikirim akan merambat dan mempunyai indeks bias lebih besar dari lapisan kedua, dan terbuat dari kaca. Inti (core) mempunyai diameter yang bervariasi antara 5 – 50 micro meter tergantung jenis serat optiknya.
(b) Bagian kedua dinamakan lapisan selimut / selubung (cladding ) Bagian ini mengelilingi bagian inti dan mempunyai indeks bias lebih kecil dibanding dengan bagian inti, dan terbuat dari kaca.
(c) Bagian ketiga dinamakan jacket (coating) Bagian ini merupakan pelindung lapisan inti dan selimut yang terbuat dari bahan plastik elastik. Struktur dari fiber optik ini dapat diperlihatkan berikut ini :

Gambar: Struktur Fiber Optik


Jenis-jenis Fiber Optik Ditinjau dari profil indeks bias dan mode gelombang yang terjadi pada perambatan cahayanya, maka jenis fiber optik dapat dibedakan menjadi 3 jenis, yaitu :
(1) Multi mode step indeks Fiber ini disebut ”Step Indeks” karena indeks bias berubah secara drastis dari skulit ke inti fiber. Pada selubung fiber mempunyai indeks bias yang lebih rendah dari pada indeks bias inti fiber, akibatnya semua sinar yang memiliki sudut datang lebih besar dari sudut kritis akan dipantulkan oleh lapisan kulit fiber. Pada fiber optik jenis ini dapat memuat beberapa sinar dengan panjang gelombang yang berbeda sehingga dapat memuat lebih banyak sinyal informasi. Cahaya yang merambat pada step indeks fiber tergantung pada sudut relatif dari sumbu, karena itu mode dengan pulsa yang berbeda akan datang pada ujung fiber pada waktu yang berbeda dari pelebaran pulsa dimana sinyal digital dengan bit rate terbatas akan ditransmisikan. Fiber optik jenis ini mempunyai diameter inti sebesar 50 micro meter dan diameter selubung sebesar 125 micro meter. Indeks bias inti besarnya tetap/sama pada seluruh inti sebesar n1 sehingga perbedaan indeks bias antara inti dan selubungnya selalu tetap. Profil indeks bias fiber optik jenis ini terlihat seperti gambar di bawah ini.

                                           Gambar 5.1. Step indeks multi mode fiber

(2) Step indeks Single mode fiber.
                                            Gambar 5.2. Multi mode Step Indeks

  Dalam single mode fiber hanya terjadi satu jenis mode perambatan berkas cahaya saja, sehingga tidak akan terjadi pelebaran pulsa di tingkat ouputnya. Karena diameternya terlalu kecil (9 micro meter) maka akan sedikit menyulitkan dalam proses penyambungan. Disamping itu diperlukan sumber optik yang mempunyai spektrum yang sangat sempit untuk mengusahakan efisiensi kopling yang tinggi dari sumber optik ke inti fiber optik tersebut. Karena tidak terjadi dispersi (pelebaran) pulsa maka fiber optik jenis ini akan mampu mentransmisikan informasi dengan bandwith yang besar. (3) Grade Indeks multi mode Fiber. Fiber ini disebut ”Grade indeks” karena terdapat perubahan dalam indeks bias, dimana besarnya indeks bias inti mengecil ke arah perbatasan inti dengan selubungnya. Dengan menurunya indeks bias inti ke arah batas inti dengan selubung menyebabkan terjadinya pembiasan pada inti sehingga perambatan berkas cahayanya akan melengkung sedangkan kecepatan propagasi antara berkas cahaya yang datang dengan sudut datang yang lebih besar akan lebih cepat dibandingkan dengan berkas cahaya yang datang dengan sudut datang yang lebih kecil. Jadi walaupun lintasan yang ditempuh mempunyai jarak yang berlainan maka berkas-berkas cahaya yang merambat pada jenis serat optik ini akan mencapai output dalam waktu yang relatif sama sehingga pulsa dioutput hanya mengalami pelebaran pulsa (dispersi) yang lebih kecil bila dibandingkan dengan pelebaran pulsa output yang terjadi pada serat optik jenis multi mode step indeks.


                                           Gambar 5.3. Grade Indeks Multi Mode Fiber

Ada empat macam type yang sering digunakan berdasarkan ITU-T (International telekommunication Union – Telecommunication Standardization sector) yang dahulu dikenal dengan CCITT yaitu :
1) G.652 - Standar Single Mode Fiber
2) G.653 – Dispersion-shifted single mode fiber
3) G.653 – Characteristics of cut-off shifted mode fiber cable
4) G.655 – Dispertion-shifted non zero Dispertion fiber.

 Tipe fibre G.652 adalah type fiber yang sering digunakan saat ini dan semua type dari type fiber yang ada sekarang ini menyesuaikan dengan type G.652. Saat ini Type dari jenis fiber single mode ini dapat digunakan pada STM-1 (155 Mbit/s) untuk mencakup jarak lebih dari 1280 km tanpa menggunakan repeater (Pengulang/penguat) dan pada STM 4 (622 Mbit/s) digunakan untuk jarak lebih dari 160 km dengan memakai amplifier fiber optik. Menurut ITU-T jarak yang dapat dicakup untuk STM 16 adalah sebesar 160 km, tetapi jarak tersebut hanya dapat dicapai dengan menggunakan post amplifier (penguat) optik dan pre-amplifier sedangkan untuk STM 64 jarak yang dapat dicakup adalah sebesar 40 – 80 km.
==> Keuntungan
 (1) Mempunyai lebar pita frekuensi (bandwith yang lebar). Frekuensi pembawa optik bekerja pada daerah frekuensi yang tinggi yaitu sekitar 1013 Hz sampai dengan 1016 Hz, sehingga informasi yang dibawa akan menjadi banyak.
(2) Redaman sangat rendah dibandingkan dengan kabel yang terbuat dari tembaga, terutama pada frekuensi yang mempunyai panjang gelombang sekitar 1300 nm yaitu 0,2 dB/km.
(3) Kebal terhadap gangguan gelombang elektromagnet. Fiber optik terbuat dari kaca atau plastik yang merupakan isolator, berarti bebas dari interferensi medan magnet, frekuensi radio dan gangguan listrik.
(4) Dapat menyalurkan informasi digital dengan kecepatan tinggi. Kemampuan fiber optik dalam menyalurkan sinyal frekuensi tinggi, sangat cocok untuk pengiriman sinyal digital pada sistem multipleks digital dengan kecepatan beberapa Mbit/s hingga Gbit/s.
(5) Ukuran dan berat fiber optik kecil dan ringan. Diameter inti fiber optik berukuruan micro sehingga pemakaian ruangan lebih ekonomis.
(6) Tidak mengalirkan arus listrik Terbuat dari kaca atau plastik sehingga tidak dapat dialiri arus listrik (terhindar dari terjadinya hubungan pendek)
(7) Sistem dapat diandalkan (20 – 30 tahun) dan mudah pemeliharaannya.
(8) Low Cost (9) Fleksible atau kaku
==> Kerugian
(1) Konstruksi fiber optik lemah sehingga dalam pemakaiannya diperlukan lapisan penguat sebagai proteksi. (2) Karakteristik transmisi dapat berubah bila terjadi tekanan dari luar yang berlebihan
(3) Tidak dapat dialiri arus listrik, sehingga tidak dapat memberikan catuan pada pemasangan repeater.

Sekian informasi seputar TEORI FIBER OPITK.
Semoga bermanfaat bagi kita semua.

Sabtu, 29 Oktober 2016

Download Gratis Microsoft Office 2007 32 & 64 Byte With Serial Key


Microsoft Office merupakan software yang mendukung untuk pembuatan dokumen, Microsoft Office 2007  terhitung software keluaran lama, meski demikian software ini masih mampu berkerja maksimal, selain untuk membuat dokument baru Microsoft Office juga sangat bermanfaat bagi anda yang suka mengoleksi file dokumen yang mempunyai beraneka ragam 
jenis file, untuk mendownload Microsoft Office ukuran file yang ukuran file cukup besar sekitar 514 MB,
Silahkan DOWNLOAD disini :
Caranya:
1. Ekstrak File ke direktori, Kemudian klik 2x menu setup
2. Setelah Muncul Launcher Setup Silahkan Buka Notepad Yang Berisi Serial Key
3. Tunggu Hingga Proses Selesai

100% Work, No Adds , No Virus.
Selamat Mencoba :)