BACKBONE INTERNET PROTOCOL Dalam Dunia Internet:
Mengenal Router
Router adalah peralatan yang bekerja pada layer 3 Open
System Interconnection (OSI) dan sering digunakan untuk menyambungkan
jaringan luas Wide Area Network (WAN) atau untuk melakukan segmentasi
layer 3 di LAN. WAN seperti halnya LAN juga beroperasi di layer 1, 2 dan 3 OSI
sehingga router yang
digunakan untuk menyambungkan LAN dan WAN harus mampu mendukung.
Router memiliki kemampuan melewatkan paket IP dari satu
jaringan ke jaringan lain yang mungkin memiliki banyak jalur diantara keduanya.
Router-router yang saling terhubung dalam jaringan internet turut serta
dalam sebuah algoritma routing terdistribusi untuk
menentukan jalur terbaik yang dilalui paket IP dari system ke sistem lain.
Proses routing dilakukan
secara hop by hop. IP tidak
mengetahui jalur keseluruhan menuju tujuan setiap paket. IP routing hanya
menyediakan IP address dari router berikutnya yang menurutnya
lebih dekat ke host tujuan.
Menghubungkan komputer
dengan komputer lain dapat dilakukan dengan cara langsung menggunakan kabel
jaringan ataupun dengan peralatan tambahan. Jika ingin menyambungkan beberapa
komputer di dalam satu ruangan sudah pasti memerlukan peralatan penyambung
seperti hub atau switch Hub ataupun switch mempunyai
kemampuan untuk menyambungkan pada jarak yang berdekatan berkapasitas bandwith
mulai dari 10Mbps sampai 1000Mbps. Namun sayang kecepatan tinggi tersebut hanya
dapat dinikmati di dalam satu ruangan saja Local
Areal Network (LAN) . Untuk menyambungkan jaringan dalam satu ruangan
ke jaringan yang lebih luas memerlukan peralatan yang disebut router.
Berhubungan dengan jaringan yang lebih luas atau internet
berarti akan menghadapi internetworking yang memiliki prinsip dasar
sebgai berikut:
a. Pengalamatan secara konsisten
b. Memiliki topologi jaringan mewakili pengalamatan.
c. Pemilihan jalur pengiriman data (terestial,
gelombang mikro, satelit, fiber optic dan lainnya).
d. Penggunaan router statik maupun dinamik.
e. Menyambungkan berbagai tempat secara online tanpa
keterbatasan waktu penyambungan.
Pengertian Sistem Operasi
Sistem operasi adalah
sekumpulan rutin perangkat lunak yang berada diantara program aplikasi dan
perangkat keras. Sistem operasi memiliki tugas yaitu mengelola seluruh sumber
daya sistem komputer dan sebagai penyedia layanan.Sistem operasi menyediakan System
Call berupa fungsi-fungsi atau Application Programming Interface (API).
System Call ini memberikan abstraksi tingkat tinggi mesin untuk
pemrograman.
System Call berfungsi menghindarkan
kompleksitas pemrograman dengan memberi sekumpulan instruksi yang lebih mudah
dan nyaman, sistem operasi juga sebagai basis untuk program lain dimana program
aplikasi dijalankan diatas sistem operasi, program-program itu memanfaatkan
sumber daya sistem komputer dengan cara meminta layanan sistem operas
mengendalikan sumber daya untuk aplikasi sehingga penggunaan sumber daya sistem
komputer dapat dilakukan secara benar dan efisien.
Sistem operasi yang dikenal antara lain :
a. Windows (95, 98, ME, 2000, XP, VISTA, SERVER, Windows7)
b. Linux (Red Hat, Slackware, Ubuntu, Fedora,
Mikrotik, Debian, OpenSUSE)
c. UNIX
d. FreeBSD (Berkeley Software Distribution)
e. SUN (SOLARIS)
f. DOS (MS-DOS)
g. Machintosh (MAC OS, MAC OSX)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar